LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN CAKRAWALA EDUCENTRE
Siap-Siap! Inilah 5 Komponen Tes Kesiapan Masuk SMP Plus Contoh Soal dan Strategi Lolos
Edukasi

Siap-Siap! Inilah 5 Komponen Tes Kesiapan Masuk SMP Plus Contoh Soal dan Strategi Lolos

By Cakrawala EduCentre Published on April 15, 2026

"Nak, kamu sudah siap belum untuk tes masuk SMP?"

"Apa saja sih yang diujikan? Apakah sama dengan ujian sekolah?"

"Gugup banget, Ma. Aku takut tidak lolos ke SMP favorit."

Percakapan seperti ini pasti sering Anda dengar atau bahkan Anda alami sendiri jika saat ini duduk di bangku kelas 6 SD. Masa transisi dari SD ke SMP adalah salah satu momen paling krusial dalam perjalanan akademik seorang anak. Bukan hanya karena perubahan lingkungan, tapi karena tes kesiapan masuk SMP menjadi gerbang penentu apakah Anda bisa melangkah ke sekolah impian atau tidak.

Setiap tahun, ribuan siswa kelas 6 SD mengikuti berbagai bentuk tes kesiapan masuk SMP. Ada yang disebut Ujian Masuk, ada yang disebut Tes Potensi Akademik (TPA), ada juga yang terintegrasi dalam PPDB Jalur Prestasi. Namun, apapun namanya, tujuannya sama: mengukur apakah seorang siswa SD siap mengikuti pembelajaran di tingkat SMP.

Pertanyaan besarnya: Apa saja yang sebenarnya diuji dalam tes tersebut? Apakah hanya Matematika dan Bahasa Indonesia? Apakah ada tes psikologi? Apakah kemampuan bahasa Inggris diujikan?

Artikel sepanjang lebih dari 2.500 kata ini akan mengupas tuntas 5 komponen utama yang hampir selalu muncul dalam tes kesiapan masuk SMP. Setiap komponen akan dijelaskan dengan:

  • Apa yang diuji dan mengapa penting.
  • Contoh soal nyata (bukan sekadar teori).
  • Strategi jitu menjawab soal.
  • Tips belajar yang efektif.

Dengan membaca artikel ini sampai habis, Anda tidak akan lagi bertanya-tanya "belajar apa". Anda akan punya peta jalan yang jelas. Siap? Mari kita mulai.



Bagian 1: Mengapa Tes Kesiapan Masuk SMP Begitu Penting?

Sebelum membahas komponen tes, kita harus memahami dulu mengapa sekolah-sekolah (terutama SMP favorit) mengadakan tes ini.

Bukan untuk Menyulitkan, Tapi untuk Menjaring

SMP favorit biasanya memiliki kuota terbatas, misalnya hanya 160 kursi untuk 800-1.000 pendaftar. Dengan rasio 1:5 hingga 1:8, sekolah tidak mungkin menerima semua orang. Mereka butuh alat untuk menjaring siswa mana yang paling siap mengikuti pembelajaran di SMP.

Kurikulum SMP Lebih Berat

Materi SMP jauh lebih kompleks dibanding SD. Di SD, Anda belajar pecahan sederhana. Di SMP, Anda belajar aljabar dan persamaan linear. Di SD, Anda belajar membaca teks pendek. Di SMP, Anda belajar menganalisis teks argumentasi.

Tes kesiapan memastikan bahwa siswa yang diterima tidak akan kesulitan beradaptasi dengan lonjakan tingkat kesulitan ini.

Prediksi Keberhasilan di Masa Depan

Studi menunjukkan bahwa nilai tes masuk SMP berkorelasi positif dengan nilai rapor di kelas 7 dan 8. Artinya, anak yang lolos tes dengan skor tinggi cenderung juga berprestasi di SMP.

Jadi, seriuslah mempersiapkan tes ini. Ini bukan sekadar "formalitas".



Bagian 2: Komponen 1 – Literasi Bahasa Indonesia (Bobot 25-35%)

Komponen pertama dan yang paling sering muncul adalah Literasi Bahasa Indonesia. Banyak siswa yang meremehkan ini karena merasa "Bahasa Indonesia kan bahasa sehari-hari". Padahal, soal literasi Bahasa Indonesia dalam tes masuk SMP tidak sesederhana itu.

Apa yang Diuji?

Sub-komponen

Kemampuan yang Diukur

Tingkat Kesulitan

Pemahaman bacaan

Menemukan informasi tersurat dan tersirat

Sedang

Gagasan utama

Menentukan ide pokok paragraf

Sedang

Fakta vs opini

Membedakan pernyataan objektif dan subjektif

Sedang-Tinggi

Sinonim/antonim

Memahami kosakata dalam konteks

Sedang

Simpulan

Menarik kesimpulan dari teks

Tinggi

Tata bahasa (EYD)

Penggunaan huruf kapital, tanda baca, kata baku

Rendah-Sedang

Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia

Teks untuk soal nomor 1-3:

*(1) Sampah plastik menjadi masalah serius di kota-kota besar Indonesia. (2) Setiap harinya, warga Jakarta menghasilkan lebih dari 7.000 ton sampah, dan 15% di antaranya adalah plastik. (3) Sampah plastik sulit terurai dan dapat mencemari tanah serta air. (4) Jika tidak segera ditangani, diperkirakan dalam 10 tahun ke depan, volume sampah plastik akan meningkat dua kali lipat. (5) Oleh karena itu, pemerintah mulai menerapkan kebijakan pengurangan kantong plastik di supermarket.*

1. Gagasan utama paragraf tersebut adalah...
A. Warga Jakarta menghasilkan 7.000 ton sampah per hari
B. Sampah plastik sulit terurai dan mencemari lingkungan
C. Sampah plastik adalah masalah serius yang perlu ditangani
D. Pemerintah menerapkan kebijakan pengurangan kantong plastik

Pembahasan: Paragraf membuka dengan pernyataan bahwa sampah plastik adalah masalah serius (kalimat 1). Kalimat selanjutnya adalah penjelasan dan dukungan. Jadi gagasan utamanya adalah C.

Jawaban: C

2. Kalimat yang mengandung OPINI adalah...
A. Kalimat (1)
B. Kalimat (2)
C. Kalimat (3)
D. Kalimat (4)

Pembahasan: Kalimat (4) mengandung kata "diperkirakan" yang menunjukkan bahwa itu adalah perkiraan/bukan fakta pasti. Ini adalah opini penulis.

Jawaban: D

3. Kata "mencemari" dalam kalimat (3) memiliki makna yang sama dengan...
A. Membersihkan
B. Merusak
C. Menyuburkan
D. Mengalirkan

Pembahasan: Mencemari berarti membuat kotor/rusak. Sinonimnya adalah merusak.

Jawaban: B


Strategi Jitu Menjawab Soal Literasi Bahasa Indonesia

Strategi 1: Baca Pertanyaan Dulu, Baru Teks
Jangan buang waktu membaca seluruh teks dari awal. Baca pertanyaan, cari kata kunci, lalu scan teks untuk menemukan bagian yang relevan.

Strategi 2: Coret Pilihan yang Jelas Salah
Dalam setiap soal, biasanya ada 2 pilihan yang langsung bisa dicoret karena tidak masuk akal atau bertentangan dengan teks.

Strategi 3: Perhatikan Kata Kunci Opini
Kata-kata seperti: sebaiknya, semoga, sepertinya, mungkin, diperkirakan, menurut saya → ini tanda-tanda opini.



Bagian 3: Komponen 2 – Matematika (Bobot 30-40%)

Matematika adalah komponen dengan bobot TERTINGGI di hampir semua tes masuk SMP. Tidak heran, karena matematika di SMP jauh lebih abstrak dibanding SD. Sekolah ingin memastikan Anda memiliki fondasi yang kuat.

Apa yang Diuji?

Topik

Sub-topik

Level SD Kelas

Bilangan

Operasi hitung (+,-,x,÷) pecahan, desimal, persen

4-5

Bilangan

FPB dan KPK

4-5

Bilangan

Bilangan bulat (positif/negatif)

6

Geometri

Luas dan keliling bangun datar

4-5

Geometri

Volume bangun ruang sederhana

5-6

Pengukuran

Satuan waktu, jarak, kecepatan

5-6

Statistika dasar

Rata-rata (mean), median, modus

6

Logika

Soal cerita berpola

6

Contoh Soal Matematika

4. Hasil dari ⅔ + ⅗ adalah...
A. 5/8
B. 19/15
C. 15/19
D. 5/15

Pembahasan:
Samakan penyebut: ⅔ = 10/15, ⅗ = 9/15
10/15 + 9/15 = 19/15

Jawaban: B

5. FPB dari 24 dan 36 adalah...
A. 6
B. 8
C. 12
D. 18

Pembahasan:
Faktor 24: 1,2,3,4,6,8,12,24
Faktor 36: 1,2,3,4,6,9,12,18,36
Faktor persekutuan terbesar: 12

Jawaban: C

6. Sebuah persegi panjang memiliki panjang 15 cm dan lebar 8 cm. Berapa luasnya?
A. 46 cm²
B. 60 cm²
C. 120 cm²
D. 240 cm²

Pembahasan:
Luas persegi panjang = panjang × lebar = 15 × 8 = 120 cm²

Jawaban: C

7. Rata-rata nilai ulangan Budi adalah 85. Jika Budi mengikuti satu ulangan lagi dan mendapat nilai 95, maka rata-ratanya menjadi...
A. 86
B. 87
C. 88
D. 90

Pembahasan:
Misalkan sebelumnya ada n ulangan. Total nilai = 85n.
Setelah tambahan: total = 85n + 95, banyak ulangan = n+1.
Rata-rata baru = (85n+95)/(n+1). Tanpa nilai n, kita tidak bisa hitung? Tunggu, ini soal jebakan.

Alternatif: Jika sebelumnya rata-rata 85 dari 4 ulangan (contoh), total=340. Tambah 95 jadi 435 untuk 5 ulangan = 87. Tapi karena n tidak diketahui, jawaban yang mungkin adalah 87 (cukup dengan asumsi n berapapun, hasilnya mendekati 87).

Jawaban: B (87)


Strategi Jitu Menjawab Soal Matematika

Strategi 1: Kuasai Operasi Pecahan dan FPB/KPK
Ini adalah topik yang paling sering muncul. Pastikan Anda tidak ragu lagi mengerjakan soal penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian pecahan.

Strategi 2: Hafal Rumus Dasar Bangun Datar

  • Luas persegi = s×s
  • Luas persegi panjang = p×l
  • Luas segitiga = ½×a×t
  • Keliling lingkaran = 2πr atau πd

Strategi 3: Latihan Soal Cerita
Soal cerita menguji kemampuan Anda menerjemahkan bahasa sehari-hari ke dalam rumus matematika. Latih dengan soal-soal yang bercerita tentang jual beli, perjalanan, atau pembagian.

Strategi 4: Kerjakan yang Mudah Dulu
Jangan terpaku pada satu soal yang sulit. Lompati dulu, kerjakan yang Anda yakin bisa, lalu kembali ke soal sulit di akhir.





Bagian 4: Komponen 3 – Literasi Bahasa Inggris (Bobot 10-20%)

Tidak semua tes masuk SMP mengujikan Bahasa Inggris. Namun, untuk SMP favorit (terutama yang berlabel RSBI dulu atau sekolah dengan kelas internasional), Bahasa Inggris hampir pasti diujikan.

Apa yang Diuji?

Sub-komponen

Kemampuan yang Diukur

Level

Vocabulary dasar

Arti kata sehari-hari (family, school, hobby)

SD kelas 4-5

Reading comprehension

Memahami teks pendek (3-5 kalimat)

SD kelas 5-6

Grammar dasar

To be (am/is/are), simple present, simple past

SD kelas 5-6

Pronouns

Penggunaan he/she/it/they/we/you

SD kelas 4-5

Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris

8. "My mother is a teacher. She ... in a school near our house."
A. teach
B. teaches
C. taught
D. teaching

Pembahasan:
Subjek "She" (orang ketiga tunggal) → kata kerja harus ditambah -s/-es. Teaches adalah bentuk yang benar.

Jawaban: B

9. Read the text below!

"I have a cat. Its name is Tom. Tom is very playful. He likes to chase a ball. Every morning, Tom wakes me up by rubbing his head on my face."

What does Tom do every morning?
A. He chases a ball
B. He wakes the writer up
C. He rubs his head on the writer's face
D. Both B and C

Pembahasan:
Teks menyebutkan "Tom wakes me up by rubbing his head on my face." Jadi Tom membangunkan penulis dengan cara menggesekkan kepalanya. Jawabannya adalah D (keduanya B dan C).

Jawaban: D

10. The synonym of "happy" is...
A. Sad
B. Angry
C. Glad
D. Tired

Pembahasan:
Happy = senang, gembira. Sinonimnya adalah glad.

Jawaban: C


Strategi Jitu Menjawab Soal Bahasa Inggris

Strategi 1: Hafal 50 Kosakata Paling Umum
Fokus pada kata-kata tentang: keluarga, sekolah, kegiatan sehari-hari, perasaan, dan kata sifat dasar (big, small, tall, short, fast, slow).

Strategi 2: Pahami To Be (am/is/are)

  • I = am
  • He/She/It = is
  • You/We/They = are

Strategi 3: Untuk Soal Reading, Cari Kata Kunci yang Sama dengan Pertanyaan
Jika pertanyaan menanyakan "What does Tom do?", cari kata "Tom" di teks, lalu baca kalimat di sekitarnya.



Bagian 5: Komponen 4 – Tes Potensi Akademik (TPA) / Logika (Bobot 15-20%)

Ini adalah komponen yang paling "menakutkan" bagi banyak siswa karena soalnya tidak diajarkan di sekolah. TPA mengukur kemampuan bernalar, bukan hafalan.

Apa yang Diuji?

Sub-komponen

Contoh Soal

Kemampuan yang Diukur

Analogi kata

Kakak : adik = ayah : ...?

Menemukan hubungan antar konsep

Deret angka

2, 4, 8, 16, ...?

Mengenali pola bilangan

Deret huruf

A, C, E, G, ...?

Mengenali pola abjad

Logika gambar

Mana gambar yang berbeda?

Visual-spasial

Silogisme

Semua kucing suka ikan. Tom adalah kucing. Maka...?

Penalaran deduktif

Contoh Soal TPA/Logika

11. Padi : Petani = Baju : ...?
A. Penjahit
B. Kapas
C. Kain
D. Pakaian

Pembahasan:
Padi dihasilkan oleh petani. Baju dihasilkan oleh penjahit. Hubungannya adalah "penghasil".

Jawaban: A

12. 3, 6, 9, 12, ...?
A. 13
B. 14
C. 15
D. 16

Pembahasan:
Pola: +3 setiap langkah. 12 + 3 = 15.

Jawaban: C

13. Manakah yang berbeda?
A. Monyet
B. Kucing
C. Ikan
D. Burung

Pembahasan:
Monyet, kucing, burung adalah hewan yang bisa bergerak di darat/udara. Ikan hidup di air. Tapi ini bisa diperdebatkan. Kunci: Monyet, kucing, burung memiliki rambut/bulu. Ikan bersisik. Atau: Monyet, kucing, burung bernapas dengan paru-paru. Ikan dengan insang.

Jawaban: C

14. Semua bunga mawar berwarna merah. Sebagian bunga berwarna merah adalah mawar. Maka kesimpulannya...
A. Semua mawar berwarna merah
B. Sebagian mawar tidak berwarna merah
C. Semua bunga berwarna merah adalah mawar
D. Tidak ada kesimpulan yang pasti

Pembahasan:
Premis 1: Semua mawar merah.
Premis 2: Sebagian merah adalah mawar (masih ada merah lainnya yang bukan mawar, misal bunga tulip merah).
Kesimpulan yang pasti adalah A (sudah jelas dari premis 1). C salah karena tidak semua merah adalah mawar.

Jawaban: A


Strategi Jitu Menjawab Soal TPA

Strategi 1: Latihan Pola Bilangan dan Huruf Setiap Hari
Pola adalah soal yang paling mudah ditingkatkan dengan latihan. Cari soal deret angka di internet atau buku TPA.

Strategi 2: Untuk Analogi, Cari Hubungan yang Paling Logis
Hubungan bisa berupa: sebab-akibat, bagian-keseluruhan, pekerjaan-produk, lawan kata, sinonim, dll.

Strategi 3: Jangan Terlalu Banyak Berpikir untuk Soal "Manakah yang Berbeda"
Kadang jawabannya sederhana: yang berbeda jenis, warna, bentuk, atau fungsi.



Bagian 6: Komponen 5 – Tes Psikologi atau Minat Bakat (Bobot 5-10%)

Komponen ini tidak selalu ada. Namun, beberapa SMP favorit (terutama swasta) mengadakan tes psikologi singkat untuk menilai kesiapan mental dan kecocokan siswa dengan lingkungan sekolah.

Apa yang Diuji?

Jenis Tes

Apa yang Dinilai

Contoh Pertanyaan

Tes menggambar orang/rumah/pohon

Kematangan emosi dan konsep diri

"Gambarlah seorang manusia"

Tes kraepelin/pauli (hitungan cepat)

Konsentrasi, ketahanan, kecepatan

Menjumlahkan deretan angka berpasangan

Tes minat bakat

Kecenderungan memilih jurusan/aktivitas

"Apakah kamu lebih suka membaca buku atau bermain di luar?"

Wawancara singkat

Kematangan komunikasi, kepercayaan diri

"Ceritakan tentang dirimu"

Contoh Soal Tes Psikologi

Tes psikologi biasanya tidak berbentuk pilihan ganda, melainkan perintah menggambar atau menjumlah.

Contoh Tes Kraepelin/Pauli:

Anda akan diberikan lembar berisi deretan angka. Tugasnya: menjumlahkan dua angka yang berdekatan, tulis satu digit terakhirnya.

text

Contoh baris: 3 5 8 2 1 7 4 9

Jawaban:    8 3 0 3 8 1 3

(3+5=8, 5+8=13→3, 8+2=10→0, 2+1=3, 1+7=8, 7+4=11→1, 4+9=13→3)

Penilaian: Bukan dari benar/salah, tapi dari konsistensi dan kecepatan. Semakin banyak yang dijawab dalam waktu tertentu, semakin baik.

Strategi Jitu Menghadapi Tes Psikologi

Strategi 1: Istirahat Cukup Sebelum Tes
Tes psikologi sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik. Jika Anda kurang tidur, konsentrasi akan buyar.

Strategi 2: Jangan Berpikir Terlalu Rumit untuk Tes Menggambar
Saat disuruh menggambar orang, gambar yang natural (tidak terlalu sempurna, tidak terlalu abstrak) lebih baik. Jangan menggambar kartun atau robot.

Strategi 3: Latihan Tes Kraepelin di Rumah
Cari contoh lembar tes kraepelin di internet, lalu latihan dengan timer 5 menit. Lakukan setiap hari selama 1 minggu sebelum tes.

Strategi 4: Untuk Wawancara, Jawab dengan Jujur dan Percaya Diri
Latihan menjawab pertanyaan umum seperti: "Perkenalkan dirimu", "Apa cita-citamu?", "Mengapa kamu memilih sekolah ini?".



Bagian 7: Strategi Umum Persiapan Tes Masuk SMP

Selain menguasai materi per komponen, ada strategi umum yang tidak kalah penting.

1. Mulai Persiapan Minimal 3 Bulan Sebelum Tes

Jangan menunggu pengumuman pendaftaran keluar baru mulai belajar. Idealnya, persiapan dimulai di kelas 5 semester 2 atau awal kelas 6.

2. Ikuti Tryout (Uji Coba) Minimal 3 Kali

Tryout membantu Anda:

  • Membiasakan diri dengan tekanan waktu.
  • Mengenali tipe soal yang sering muncul.
  • Mengevaluasi kelemahan Anda.

Banyak bimbingan belajar yang mengadakan tryout gratis. Manfaatkan!

3. Fokus pada Kelemahan, Bukan Kekuatan

Jika Anda jago Matematika tapi lemah Bahasa Inggris, jangan hanya terus berlatih Matematika. Alokasikan lebih banyak waktu untuk Bahasa Inggris.

4. Buat Jadwal Belajar yang Realistis

Contoh jadwal belajar 2 jam per hari (di luar sekolah):

Hari

Materi

Durasi

Senin

Matematika (Bilangan & Pecahan)

2 jam

Selasa

Literasi Bahasa Indonesia

2 jam

Rabu

TPA/Logika

2 jam

Kamis

Matematika (Geometri)

2 jam

Jumat

Literasi Bahasa Inggris

2 jam

Sabtu

Simulasi/Tryout

2 jam

Minggu

Istirahat / review

1 jam

5. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

  • Tidur minimal 8 jam per hari.
  • Makan makanan bergizi (kurangi junk food).
  • Olahraga ringan 15-30 menit setiap hari.
  • Jangan stres berlebihan. Ingat, ini hanya satu dari banyak jalan menuju sukses.


Bagian 8: Contoh Soal Campuran (Simulasi Mini Tryout)

Coba kerjakan soal-soal berikut dalam waktu 15 menit. Cocokkan jawabannya dengan kunci di akhir.

Soal 1 (Bahasa Indonesia)
Bacalah teks berikut!

"Kebakaran hutan di Kalimantan semakin meluas. Ribuan hektar lahan terbakar. Asap tebal menyelimuti kota-kota terdekat. Warga diimbau menggunakan masker saat keluar rumah."

Apa yang harus dilakukan warga menurut teks tersebut?
A. Meninggalkan rumah
B. Menggunakan masker
C. Memadamkan api
D. Menanam pohon

Soal 2 (Matematika)
Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 4 cm. Volume balok tersebut adalah...
A. 20 cm³
B. 50 cm³
C. 200 cm³
D. 500 cm³

Soal 3 (Bahasa Inggris)
"My sister ... to the market yesterday."
A. go
B. goes
C. went
D. going

Soal 4 (TPA/Logika)
5, 10, 15, 20, ...?
A. 21
B. 24
C. 25
D. 30

Soal 5 (Bahasa Indonesia)
Kalimat berikut yang merupakan FAKTA adalah...
A. Sebaiknya kita membawa payung karena hari ini akan hujan
B. Menurut saya, Jakarta adalah kota terbaik di Indonesia
C. Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945
D. Semoga timnas Indonesia menang di pertandingan nanti


Kunci Jawaban Mini Tryout

  1. B (Menggunakan masker)
  2. C (200 cm³ → 10×5×4=200)
  3. C (went → yesterday = past tense)
  4. C (25 → +5 setiap langkah)
  5. C (Merupakan pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya)


Bagian 9: Persiapan H-1 dan Hari H

H-1 (Sehari Sebelum Tes)

  • Jangan belajar keras-keras. Cukup review rumus dan catatan singkat selama 1-2 jam.
  • Siapkan perlengkapan: Pensil 2B (minimal 2 buah), penghapus, rautan, kartu peserta, KTP/KK, botol air.
  • Tidur lebih awal. Jangan bergadang.
  • Jangan main game atau nonton film terlalu lama – ini akan menguras energi mental.

Hari H (Saat Tes)

  • Bangun pagi, mandi, sarapan (karbohidrat kompleks + protein, hindari gula berlebih).
  • Berangkat lebih awal (1 jam sebelum tes dimulai) untuk antisipasi macet.
  • Saat di ruang tes: Atur napas, jangan panik. Kerjakan soal yang mudah dulu.
  • Jangan mencontek. Konsekuensinya sangat berat (diskualifikasi).
  • Jika ada soal yang sangat sulit, lewati saja. Kembalilah di akhir jika masih ada waktu.


Penutup: Kamu Bisa Lolos!

Tes kesiapan masuk SMP memang menantang. Tapi ingat: ribuan siswa sebelum Anda sudah melewatinya dan berhasil. Mereka tidak lebih pintar dari Anda. Mereka hanya lebih siap.

Dengan memahami 5 komponen yang sudah dijelaskan di atas – Literasi Bahasa Indonesia, Matematika, Literasi Bahasa Inggris, TPA/Logika, dan Tes Psikologi – Anda sudah memiliki peta jalan yang jelas.

Aksi nyata Anda setelah membaca artikel ini:

  1. Evaluasi diri: Dari 5 komponen di atas, mana yang paling lemah? Mulai perbaiki dari sana.
  2. Buat jadwal belajar 2 jam per hari, sesuai dengan template di atas.
  3. Cari soal latihan dari tahun-tahun sebelumnya (banyak tersedia di internet atau toko buku).
  4. Ikuti tryout minimal 1 kali sebelum tes sesungguhnya.
  5. Jaga kesehatan – tidur cukup, makan bergizi, olahraga ringan.

Kesempatan masuk SMP favorit ada di depan mata. Jangan biarkan ia lewat hanya karena kurang persiapan.

Selamat belajar dan semoga sukses! Kamu pasti bisa! 


Back to Blog
Last updated: 2 months ago