LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN CAKRAWALA EDUCENTRE
TOEFL iBT Writing for an Academic Discussion: Cara Menanggapi Dosen + Dua Mahasiswa dalam 10 Menit
Edukasi

TOEFL iBT Writing for an Academic Discussion: Cara Menanggapi Dosen + Dua Mahasiswa dalam 10 Menit

By Cakrawala EduCentre Published on May 15, 2026

"Profesor: Should companies prioritize profit or social responsibility? Dua mahasiswa sudah kasih pendapat. Sekarang giliran kamu. Waktu: 10 menit. GO!"

Apakah kamu pernah membayangkan situasi seperti ini? Kamu sedang mengikuti ujian TOEFL iBT, dan tiba-tiba kamu dihadapkan pada sebuah forum diskusi akademik daring. Seorang profesor memberikan sebuah pertanyaan terbuka, dua mahasiswa sudah memberikan tanggapan mereka, dan tugasmu adalah menulis postingan 100+ kata yang merespon dosen DAN dua mahasiswa tersebut — semuanya dalam waktu 10 menit .

Selamat datang di Writing for an Academic Discussion – tugas writing terbaru di TOEFL iBT yang menggantikan Independent Writing Task sejak tahun 2023. Tugas ini dirancang untuk mensimulasikan diskusi kelas online yang sebenarnya terjadi di platform seperti Discord, Slack, atau forum universitas.

Kabar baiknya: tugas ini sebenarnya lebih mudah daripada Independent Writing yang lama! Kamu tidak perlu memikirkan ide dari nol. Kamu sudah diberikan kerangka diskusi oleh profesor dan dua sudut pandang oleh mahasiswa lain. Tugasmu hanya memilih posisi, menambahkan ide baru, dan menulis dengan terstruktur.

Artikel ini akan membedah secara spesifik cara menaklukkan Writing for an Academic Discussion dalam 10 menit .

Kita akan bahas:

  • Anatomi Academic Discussion Task (pahami format dan aturannya).
  • 4 Tipe Pertanyaan Profesor yang Paling Sering Muncul.
  • Menganalisis Postingan Dua Mahasiswa (cari kelemahan argumen mereka).
  • Template 4 Paragraf untuk 10 Menit (siap pakai!).
  • Strategi 10 Menit: Breakdown per menit.
  • Contoh Soal Lengkap + Jawaban (dari membaca prompt hingga posting).

Bagian 1: Mengenal Medan Perang – Anatomi Academic Discussion Task

Sejak diperkenalkan pada Juli 2023, format Writing for an Academic Discussion secara resmi menggantikan Independent Writing Task. Perubahan ini membuat TOEFL iBT lebih relevan dengan situasi akademik modern.

Format Resmi Academic Discussion Task

Komponen

Durasi

Deskripsi

Stimulus

1 menit (baca)

Teks singkat dari profesor yang memperkenalkan topik + pertanyaan.

Postingan Dua Mahasiswa

1 menit (baca)

Dua mahasiswa (Student 1 dan Student 2) memberikan pendapat mereka. Masing-masing 20-30 kata.

Waktu Menulis

10 menit

Kamu harus menulis postingan (minimal 100 kata) yang merespons profesor dan kedua mahasiswa.

Tampilan di Layar akan seperti ini:

 

Apa yang Dinilai?

Penilai ETS akan mengevaluasi postinganmu berdasarkan 3 kriteria:

Kriteria

Bobot

Apa yang Dicari

Development

40%

Apakah kamu menambahkan ide baru (bukan sekadar mengulang)? Apakah kamu memberikan alasan dan contoh?

Organization

30%

Apakah postinganmu terstruktur dengan jelas? Apakah mudah diikuti?

Language Use

30%

Apakah grammar dan kosakata efektif? Apakah variasi kalimat baik?

Peringatan: Kamu tidak akan mendapat skor tinggi jika hanya setuju dengan salah satu mahasiswa tanpa menambahkan ide baru. ETS mencari kontribusi orisinal ke dalam diskusi.

Target Waktu 10 Menit

Fase

Durasi

Aktivitas

Fase 1: Understand

1,5 menit

Baca prompt profesor + 2 postingan mahasiswa. Pahami posisi mereka.

Fase 2: Plan

1,5 menit

Tentukan posisimu (setuju/tidak setuju dengan siapa). Brainstorm 2 alasan + contoh.

Fase 3: Write

6 menit

Tulis postingan (target: 120-150 kata).

Fase 4: Review

1 menit

Baca ulang, cek grammar & ejaan.

Bagian 2: 4 Tipe Pertanyaan Profesor yang Paling Sering Muncul

Memahami jenis pertanyaan profesor akan membantumu menentukan struktur jawaban dengan cepat.

Tipe 1: Preference (Preferensi/Pilihan)

Kata Kunci: Which do you prefer? / Which is better? / Would you rather?

Contoh:

"Some people think governments should spend more money on public transportation. Others believe building more roads is better. Which approach do you think is more effective?"

Strategi:

  • Pilih satu sisi (jangan netral!).
  • Berikan 2 alasan mengapa sisi itu lebih baik.
  • Bandingkan secara implisit dengan sisi lain (opsional).

Tipe 2: Agree/Disagree (Setuju/Tidak Setuju)

Kata Kunci: Do you agree or disagree? / To what extent do you agree?

Contoh:

"Do you agree or disagree with the following statement: Social media has a negative impact on young people's communication skills."

Strategi:

  • Nyatakan posisimu dengan jelas (agree/disagree).
  • Berikan 2 alasan yang mendukung posisimu.
  • Kamu bisa setuju dengan salah satu mahasiswa, tapi TAMBAHKAN ide baru.

Tipe 3: Evaluation (Evaluasi)

Kata Kunci: What is the most important factor? / Which is more important?

Contoh:

"What is the most important quality for a leader to have? Intelligence, honesty, or something else?"

Strategi:

  • Pilih satu kualitas yang menurutmu paling penting.
  • Berikan 2 alasan mengapa kualitas itu lebih penting dari yang lain.
  • Jangan lupa contoh spesifik.

Tipe 4: Problem-Solution (Masalah-Solusi)

Kata Kunci: What can be done to solve...? / How can we address...?

Contoh:

"What is the best way to encourage people to recycle more at home?"

Strategi:

  • Usulkan 2 solusi konkret.
  • Jelaskan mengapa solusi itu efektif.
  • Kamu bisa membangun ide dari mahasiswa lain atau memberikan sudut pandang baru.

Bagian 3: Analisis Postingan Mahasiswa – Mencari Kelemahan Argumen

Ini adalah langkah kunci. Kamu tidak bisa hanya menulis "I agree with David". Kamu harus menunjukkan bahwa kamu telah membaca dan mempertimbangkan pendapat kedua mahasiswa.

Cara Mencatat Informasi Penting dari Postingan Mahasiswa

Saat membaca postingan Student 1 dan Student 2, catat:

Elemen

Pertanyaan untuk Diri Sendiri

Posisi

Apakah dia setuju dengan sisi A atau sisi B?

Reason

Apa alasan utamanya? (1 kalimat)

Example (if any)

Apakah ada contoh spesifik?

Weakness

Di mana kelemahan argumennya? (Apa yang tidak dia bahas?)

Contoh Analisis:

David: "I believe profit should come first. Without profit, companies can't survive or create jobs. Social programs are important, but they depend on financial stability."

Catatan:

  • Posisi: Setuju profit first.
  • Reason: Tanpa profit, perusahaan tidak bisa bertahan atau menciptakan lapangan kerja.
  • Weakness: David mengabaikan fakta bahwa perusahaan yang hanya fokus profit bisa merusak reputasi jangka panjang. Juga tidak membahas bahwa konsumen saat ini lebih peduli pada isu sosial.

Strategi Merespon: Setuju, Tidak Setuju, atau Membangun?

Pendekatan

Kapan Pakai

Contoh

Setuju + Tambah Ide

Kamu setuju dengan posisi mahasiswa, tapi ingin menambahkan perspektif lain

"I agree with David that profit is essential, but I'd add that companies also need to..."

Tidak Setuju + Beri Counter

Kamu tidak setuju dengan posisi mahasiswa

"While David makes a good point about survival, I disagree because..."

Membangun Jembatan (Sintesis)

Kamu melihat nilai dari kedua sisi

"David and Emily both raise valid points. David is right about profit being necessary for survival, but Emily correctly notes that consumers care about social issues. I think..."

Yang harus dihindari:

  • "I agree with David." (Tanpa tambahan ide) → Tidak akan dapat skor tinggi.
  • "David is wrong." (Tanpa alasan) → Tidak sopan dan tidak akademis.
  • "I think both are right." (Netral tanpa posisi jelas) → ETS tidak menyukai jawaban yang tidak tegas.

Bagian 4: Template 4 Paragraf untuk 10 Menit

Gunakan template ini untuk memastikan jawabanmu terstruktur dengan baik. Kamu hanya perlu "mengisi titik-titik".

Template Generic (4 Paragraf)

Paragraf

Isi

Contoh Kalimat

Para 1: Opening + Your Position

Restate pertanyaan profesor + nyatakan posisimu

"This is an interesting discussion. In my opinion, I believe that [posisi saya] because [alasan singkat]."

Para 2: Respond to Student 1

Akui poin student 1, lalu tambahkan ide/keberatan

"I see David's point about [poin David]. However, I would add that [ide baru/keberatan]."

Para 3: Respond to Student 2

Akui poin student 2, lalu tambahkan ide/dukungan

"Similarly, Emily mentions [poin Emily]. I completely agree, and I'd like to expand by saying that [ide baru/contoh]."

Para 4: Closing / Synthesis

Simpulkan posisimu atau beri contoh konkret

"For example, [contoh nyata]. Therefore, I believe that [restate posisi]."

Template untuk Topik "Corporate Responsibility"

"This is a thought-provoking question. In my opinion, companies can and should balance profit with social responsibility, as both are essential for long-term success.

I see David's point that profit is necessary for survival and job creation. Without financial stability, companies cannot sustain any social programs. However, I would add that focusing solely on profit can damage a company's reputation, especially among younger consumers who value ethics. For example, companies like Patagonia have thrived by prioritizing environmental causes.

Similarly, Emily correctly notes that companies have a huge influence on society today. I completely agree, and I'd like to expand by saying that social responsibility can actually drive profit. When companies reduce waste or use renewable energy, they often lower costs in the long run.

Take Unilever, for instance. Their sustainable living brands grew 69% faster than the rest of the business. Therefore, I believe profit and social good are not opposing goals but complementary ones."

Analisis template:

  • Para 1: Posisi jelas (balance profit and social responsibility).
  • Para 2: Merespon David (setuju profit penting, tapi menambahkan risiko reputasi + contoh Patagonia).
  • Para 3: Merespon Emily (setuju, menambahkan bahwa CSR bisa mendorong profit + contoh Unilever).
  • Para 4: Kesimpulan dengan contoh spesifik.

Bagian 5: Strategi 10 Menit – Breakdown per Menit

Ini adalah bagian paling praktis. Ikuti langkah-langkah ini setiap kali kamu menghadapi Academic Discussion task.

Menit 0-1: Baca dan Pahami (Understanding)

Aktivitas:

  1. Baca prompt profesor (20 detik). Lingkari kata kunci seperti "which do you prefer", "do you agree/disagree", atau "what is the best way".
  2. Baca postingan Student 1 (15 detik). Catat posisi dan alasan utamanya.
  3. Baca postingan Student 2 (15 detik). Catat posisi dan alasan utamanya.
  4. Tentukan posisimu (10 detik). Pilih satu sisi — jangan netral!

Hasil yang harus kamu punya setelah 1 menit:

  • Posisi Student 1: [misal: setuju profit first]
  • Posisi Student 2: [misal: setuju social good]
  • Posisiku: [misal: setuju dengan Student 2]

Menit 1-2: Rencanakan (Planning)

Aktivitas:

  1. Brainstorm 2 alasan utama untuk mendukung posisimu (30 detik).
  2. Pikirkan 1 contoh konkret untuk setiap alasan (30 detik).
  3. Tentukan bagaimana kamu akan merespon Student 1 dan Student 2 (30 detik).

Hasil yang harus kamu punya setelah 2 menit:

  • Reason 1: [misal: social responsibility builds reputation]
  • Example 1: [misal: Patagonia]
  • Reason 2: [misal: CSR attracts talent and customers]
  • Example 2: [misal: Unilever]

Menit 2-8: Menulis (Writing)

Aktivitas:
Gunakan template 4 paragraf di atas. Jangan berhenti di tengah jalan untuk memikirkan kata yang "tepat". Yang penting selesai dulu.

Tips menulis cepat:

  • Gunakan kata transisi sederhana: "First", "Second", "However", "For example" .
  • Jangan khawatir tentang kata-kata "indah". Fokus pada kejelasan.
  • Target: 120-150 kata (sekitar 10-12 kalimat).

Menit 8-9: Proofreading (Periksa Ulang)

Yang harus diperiksa:

No

Yang Diperiksa

Contoh Kesalahan

1

Spelling

"recieve" seharusnya "receive"

2

Subject-Verb Agreement

"Companies needs" seharusnya "companies need"

3

Tenses

Pastikan konsisten menggunakan present simple untuk opini umum

4

Prepositions

"interested in" , "depend on"

5

Word order

"They very are important""They are very important"

Menit 9-10: Finishing Touch (Jika Ada Waktu)

Jika masih ada waktu, tambah 1-2 kalimat di paragraf penutup atau perbaiki kalimat yang terasa "janggal".

Bagian 6: Contoh Soal Lengkap + Jawaban

Mari kita praktikkan semua strategi di atas dengan contoh soal baru.

Soal: Public Transportation vs More Roads

Prompt Profesor:

"This week, we are discussing urban planning. Some people think governments should spend more money on public transportation like buses and trains. Others believe building more roads and highways is a better solution to traffic congestion. Which approach do you think is more effective? Why?"

Postingan Student 1 (Michael):

"I think building more roads is better. Public transportation doesn't work well in many cities because it's inconvenient and doesn't go everywhere. More roads would give people more choices and reduce traffic immediately."

Postingan Student 2 (Sophia):

"I disagree with Michael. We need better public transportation. More roads just encourage more people to drive, which leads to more traffic in the long run. Trains and buses can move many more people efficiently."


Langkah 1: Analisis (Menit 0-1)

Elemen

Michael

Sophia

Posisi

Setuju more roads

Setuju public transportation

Reason

PT tidak convenient, tidak ke mana-mana

More roads just cause more traffic

Weakness

Mengabaikan long-term effect (induced demand)

Tidak membahas biaya pembangunan PT

Posisiku: Setuju dengan Sophia (public transportation is better).

Alasanku:

  1. More roads create induced demand (lebih banyak jalan → lebih banyak mobil).
  2. PT lebih sustainable dan efisien dalam jangka panjang.

Contoh: Jakarta, Los Angeles.


Langkah 2: Menulis (Menit 2-8)

Jawaban (130 kata):

This is a very relevant discussion for many growing cities. While Michael makes a point about convenience, I strongly agree with Sophia that investing in public transportation is the more effective long-term solution for two reasons.

First, building more roads often leads to what experts call "induced demand." When roads are expanded, more people decide to drive because they think traffic will be better. Eventually, the new roads fill up again. Los Angeles is a perfect example — despite having massive highways, it still has some of the worst traffic in the world.

Second, public transportation is simply more efficient at moving large numbers of people. A single train can carry hundreds of passengers, while those same people in cars would create a massive traffic jam. Jakarta's MRT system has shown how modern trains can provide a reliable alternative to driving.

In conclusion, while roads have their place, I believe governments should prioritize public transportation to create more sustainable and livable cities.

Bagian 7: Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi (Jangan Lakukan!)

No

Kesalahan

Mengapa Fatal

Solusi

1

Tidak merespon kedua mahasiswa

ETS secara eksplisit meminta respons terhadap diskusi yang sudah berlangsung. Jika kamu hanya memberi opini tanpa mengakui postingan mahasiswa, skormu akan rendah.

Sebut nama mereka: "I agree with Sophia that..." atau "While Michael raises a valid point..."

2

Hanya setuju tanpa tambahan ide

"I agree with Michael" tanpa elaborasi tidak menunjukkan kemampuan berpikir kritis.

Tambahkan ide baru: "I agree with Michael, and I would add that..."

3

Tidak memberi contoh spesifik

Argumen tanpa contoh terasa abstrak dan kurang meyakinkan.

Sertakan contoh: "For example, Jakarta's MRT..." atau "Take Los Angeles, for instance..."

4

Menulis kurang dari 100 kata

Tidak memenuhi persyaratan minimum. ETS biasanya tidak akan memberi skor tinggi untuk postingan yang terlalu pendek.

Target 120-150 kata. Gunakan template 4 paragraf untuk mencapai panjang ini.

5

Grammar terlalu banyak kesalahan

Meskipun konten bagus, grammar yang buruk akan menurunkan skor Language Use.

Sisihkan 1 menit terakhir untuk proofreading.

6

Tidak mengambil posisi (netral)

"Both sides have good points" tanpa memberikan opini pribadi. ETS menginginkan jawaban yang tegas.

Pilih satu sisi. Tidak masalah jika kamu setuju dengan salah satu mahasiswa, asalkan kamu menambahkan ide baru.

Bagian 8: Ringkasan Cepat & Template untuk Hafalan

Timeline 10 Menit (Hafalkan!)

Menit ke-

Aktivitas

Output

0-1

Baca prompt + 2 postingan

Posisi Student 1 & 2, posisiku

1-2

Brainstorm 2 alasan + contoh

Kerangka jawaban

2-8

Menulis (4 paragraf)

Draft kasar

8-9

Proofreading

Final version

9-10

Finishing touch (opsional)

Jawaban siap

Template 4 Paragraf (Hafalkan!)

Paragraf

Template

Para 1 (Opening)

"This is an interesting discussion. In my opinion, I believe that [posisi saya] because [alasan singkat]."

Para 2 (Respond Student 1)

*"I see [Student 1]'s point about [poin mereka]. However, I would add that [ide baru/keberatan]."*

Para 3 (Respond Student 2)

*"Similarly, [Student 2] mentions [poin mereka]. I completely agree, and I'd like to expand by saying that [ide baru/contoh]."*

Para 4 (Closing)

"For example, [contoh spesifik]. Therefore, I believe that [restate posisi]."

Frasa Penting untuk Academic Discussion

Fungsi

Frasa yang Bisa Digunakan

Setuju

"I agree with [nama] that...", "I support [nama]'s position because..."

Tidak setuju

"While I understand [nama]'s point, I disagree because...", "I see things differently..."

Menambahkan ide

"I would add that...", "Furthermore, it's also important to consider...", "Another key factor is..."

Memberi contoh

"For example, ...", "Take [X], for instance...", "Consider the case of..."

Menyimpulkan

"In conclusion, ...", "Therefore, I believe...", "For these reasons..."

Penutup: 10 Menit Itu Cukup Jika Kamu Punya Sistem

Setelah membaca artikel ini, kamu sekarang memiliki bekal lengkap untuk menaklukkan Writing for an Academic Discussion di TOEFL iBT.

Ingat, tugas ini sebenarnya adalah kabar baik bagi para pejuang TOEFL. Tidak seperti Independent Writing yang memintamu memikirkan ide dari nol, Academic Discussion memberi kamu kerangka diskusi dan dua sudut pandang yang bisa kamu gunakan sebagai batu loncatan.

Kuncinya adalah jangan panik, jangan netral, dan jangan hanya setuju tanpa tambahan ide. ETS ingin melihat bahwa kamu mampu berkontribusi secara bermakna dalam diskusi akademik — persis seperti yang akan kamu lakukan di universitas nanti.

Aksi nyata setelah membaca artikel ini:

  1. Hafalkan template 4 paragraf di Bagian 4. Tulis ulang 3 kali di kertas.
  2. Cari soal Academic Discussion di internet (ETS Official Guide, TOEFL iBT Practice Online).
  3. Latihan dengan timer 10 menit setiap hari. Rekam progresmu.
  4. Evaluasi jawabanmu: Apakah kamu merespon kedua mahasiswa? Apakah ada contoh spesifik? Apakah grammar cukup baik?

Kamu bisa. Karena setiap postingan yang berhasil kamu tulis dengan percaya diri adalah langkah pasti menuju skor TOEFL impianmu. 🌟

Share this Post

Back to Blog
Last updated: 8 hours ago